Bagaimana menurut anda???



1.       Menurut anda lebih baik mana, antara seorang gadis yang berjilbab tapi ia tidak rajin beribadah dengan seorang gadis yang tidak berjilbab tetapi ia rajin beribadah. Mohon dijelaskan
Jawab:  Yang baik adalahorang yang berjilbab dan ibadahnya rajin,sebab:
a.       Menutup aurat itu hukumnya wajib dan jilbab adalah salah satu bentuk menutup aurat, dasarnya adalah ayat berikut ini:

59.Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu'min: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya (ke seluruh tubuh mereka)". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang

b.  ibadah ialah wajib bagi semua manusia tanpa terkecuali,baik suka berjilbab aatau tidak

surah / surat : Adz-Dzaariyat Ayat :.
 
59. Maka sesungguhnya untuk orang-orang zalim ada bagian (siksa) seperti bahagian teman mereka (dahulu); maka janganlah mereka meminta kepada-Ku untuk menyegerakannya.

2.       Selama ini kita mengetahui bahwa didalam agama islam dilarang untuk berpacaran, lalu bagaimanakah hukumnya jika berpacaran hanya lewat media elektronik saja tanpa pernah bertatap muka..?
Jawab: Apapun bentuknya dan bagaimanapun caranyapacaran itu tetap haram karena bisa menimbulkan syahwat walaupun lewat dunia maya, dasarnya adalah ayat berikut:


surah / surat : Al-An'am Ayat : 151
 
51. Katakanlah: "Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu yaitu: janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapa, dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu karena takut kemiskinan, Kami akan memberi rezki kepadamu dan kepada mereka, dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak di antaranya maupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar [518]". Demikian itu yang diperintahkan kepadamu supaya kamu memahami(nya)
.
 
 [32] Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.

 Bagaimanakah hukumnya jika seseorang yang berpacaran telah melakukan hubungan tubuh dengan pasangannya,lalu setelah itu ia menyesali perbuatannya tersebut dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi!
Jawab:  hukumya tetap haram, sebab hal-hal yang mendekati zina saja sudah dilarang apalagi melakukannya. Adapun dia menyesali dan tidak akan mengulangi lagi, ini disebut taubat. Bila taubatnya sungguh-sungguh/ taubat nasuha akan diampuni Allah, tapi zinanya tetap haram. Sebab salah satu syarat taubat adalah menyesali perbuatan yang telah dilakukan.
Dasarnya terdapat dalam ayat berikut ini:
 
 [32] Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. 
 

Banyak yang mengatakan bahwa seseorang yang mempercantik dirinya sebelum menikah itu hukumnya haram, apakah benar begitu? Jika benar apakah alasannya?

Jawab:  Mempercantik diri ada yang hanya memakai make up dan ada juga yang memakai cara operasi plastik.
Apabila yang dimaksud dengan mempercantik diri itu memakai make up, maka itu tidak dilarang asalkan tujuannya tidak membuat fitnah oramg lain. Dasarnya ialah: Allah itu Dzat yang bagus dan mencintai hal yang bagus…….



Tapi jika memakai make up ini tujuannya untuk membuat fitnah orang lain, berdasarkan saduzzariah  hukumya haram.
Adapun mempercantik diri dengan cara operasi, ini termasuk dalam fiqih kontemporer.
Menurut saya hal itu haram, sebab merubah kodrat Allah, kecuali bila ada sebab-sebab tertent.Manusia harus mensyukuri apa yang diberikan oleh Allah kepadanya. Operasi plastik untuk mempercantik itu sama halnya tidak bersyukur dan disisi lain menipu orang lain.Karena itu menurut saya haram.

5.       Bagaimanakah hukumnya jika ada seseorang yang terlalu menggemari dan mencintai artis idola yang berlawan jenis dengannya sampai-sampai ia menganggap bahwa rtis tersebut adalah pasangannya?

Jawab:  Mencintai artis idolanya yang berlebihan sehingga berimajinasi bahwa dia adaah pasangannya adalah disebut melamun(tama’al). Oleh agama hal ini dilarang, sebab ta’amal  itu tergolong melupakan Allah maka hukumnya haram, apalagi artis tersebut berlawan jenis dengannya. Sebab pada dasarnya melihat orang yang berlawan jenis dan bukan muhrim hukumnya haram kecuali dalam keadaan terpaksa/darurat.


6.       Bagaimanakah pandangan agama islah terhadap seorang murid yang menyimpan dendam dan ketidaksenangan kepada gurunya tanpa menunjukan sikap ketidaksenangannya tersebut?

Jawab:  menyimpan dendam itu dilarang oleh agama dan hukumnya haram bagi semua orang baik terhadap guru atau orang lainnya. Sebab dendam adalah salah satu akhlak yang tercela yang harus dijauhi. Nabi mengatakan,”orang mukmin yang baik adalah orang mukmin yang baik akhlaknya “.
Karena itu dendam adalah tergolong akhlakul madzmumah  yang harus dijauhi.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar: